Terkabul Melalui Berbagai Cara, So Take a Note

Hmm…besok ujian BLK (Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya), bosen baca slide terus –hehehe,,,males baca buku- jadi refreshing bentar dulu ah, nulis-nulis sesuatu. Apalagi slidenya pake B.inggris, jadi perlu bolak balik buka kamus bikin capek juga.
            Tidur-tiduran di kamar tiba-tiba ngelirik sesuatu yang tertempel di dinding kamar. 100 daftar impian Pradila Maulia yang aku buat sejak zaman TPB dan Alhamdulillah masih ada sampe sekarang. 100 impian tersebut aku buat ketika dulu dapet motivation training dari ust.Aris dan ngeliat video dari kak Danang gitu, jadi pengen buat –siapa tau bisa mengikuti jejak kesuksesan beliau, amin-. Lalu aku buat semua keinginan dan impian yang ingin aku capai waktu itu, dari yang terkecil hingga yang untuk masa depan banget. Target nikah? Ada juga –hehe, meskipun aku ubah tahunnya karena merasa terlalu cepat :D- totalnya ada 105 impian.
            Dulu ketika di Asrama TPB tepatnya di A1 kamar 127 lorong 10 –masih inget ternyata- aku menempel 105 daftar impianku di dinding dekat tempat tidur. Kebetulan tempat tidurku di ranjang atas jadi ketika aku tempel lumayan terlihat oleh orang-orang yang ada di bawah. Di salah satu daftar impianku ada beberapa impian yang aku tulis ngasal biar bisa nyampe 100 impian bahkan lebih. Nah… salah satu impian yang aku tulis adalah “Ingin Punya Baju tidur Baru” ecek-ecek banget ga sih impianku yang satu ini? -___-‘’

            Beberapa hari setelah aku menempelkan 105 impianku itu, tiba-tiba teman sekamarku yang bernama Rini menyodorkan sebuah plastik berisi baju tidur baru berwarna kuning,
“nih…Dil…buat kamu”
“Apa ini Rin?” tanyaku heran
“ini Baju tidur buat kamu dari ibuku, sama lho kayak punyaku Cuma beda warna. Punyamu kuning, punyaku biru”
“baju tidur baru??? Loh..kok bisa? Jangan-jangan…”
“hehhe,,,kemaren ibuku kesini, terus liat daftar impian kamu di samping tempat tidurmu, ibuku baca dan ngeliat salah satu impianmu pengen punya baju tidur baru. Makanya ibuku mau membatu mengabulkan satu impianmu katanya”
“huaaa…baik banget ibumu Rin…tapi aku maluuu…pasti ibumu baca impianku yang lain ya???”
“hahaha…ga tau ya, kayaknya iya deh…”
            Wah, padahal aku nulis imipianku itu ngasal lho… alhamdulillah Allah mengabulkan juga. Nah…dari pengalamanku tentang baju tidur tersebut, aku menjadi semakin yakin tentang kekuatan tulisan. Apapun impianmu tuliskanlah, karena dengan ditulis maka itu dapat menjadi doa bagi impian-impianmu. Dengan menulis pula kita dapat mengingat sesuatu yang mungkin terlupa oleh pikiran kita karena pada dasarnya manusia itu tidak pernah luput dari salah dan lupa. Jadi agar tidak lupa atau bahkan salah, lebih baik dituliskan. So, masih malas untuk menulis atau mencatat??? Come on take a note 😀
Take a Note
Make a habit of taking down notes, It can Helps you to Understanding better than just listening.  
Advertisements

5 comments on “Terkabul Melalui Berbagai Cara, So Take a Note

  1. Saya dulu punya daftar impian, tapi sekarang udah nggak ada… Meskipun saya masih ingat beberapa, dan Alhamdulillah beberapa itu sudah terpenuhi 🙂
    Lanjutkan! Mimpi takkan bernilai tanpa usaha!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s