Dear You…

Bottle-Love-HD-WallpaperSudah lama sebenarnya aku ingin menulis tentang ini, tentang kamu. Tapi, aku malu… malu pada diriku sendiri dan malu pada orang-orang di sekitarku. Sekarang, sebenarnya aku juga masih malu, tapi aku tetap akan menuliskannya agar kelak kamu dapat membacanya 😀

Aku harap dapat bertemu denganmu kelak di waktu yang tepat dan tempat yang tepat. Sebenarnya aku sudah memiliki target untuk waktu dan sudah sering aku sampaikan kepada Allah dalam doaku. Aku berharap nantinya kita dapat bertemu atas izin Allah. Aku berharap kamu nanti dapat menjadi sahabat bagiku, sahabat yang dapat saling bertukar pikiran dan berdiskusi. Aku agak berharap kamu adalah orang sudah cukup aku kenal sebelumnya, agar tidak sulit bagi kita untuk beradaptasi, meskipun itu bukan suatu keharusan.

Aku berharap kamu adalah orang yang aku hormati dan aku banggakan, seperti ayahku. Setiap kali aku shalat berjamaah di masjid bersama ibu dan ayahku, aku yang berada di shaf wanita di belakang, selalu menyembulkan kepalaku dan mendongak ke depan untuk melihat ayahku di barisan shaf laki-laki. Kau tahu kenapa? Karena aku ingin melihat ayahku di antara ayah-ayah yang lain. Dan aku selalu merasa bangga kepada ayahku, karena aku melihat ayahku terlihat bersinar diantara yang lain. Aku ingin nantinya melihamu seperti itu, aku melihatmu paling bersinar dan paling aku banggakan diantara barisan shaf-mu.

Aku selalu bangga kepada ayahku karena beliau adalah orang yang bisa diandalkan dan termasuk orang yang dituakan di daerah tempat tinggal kami. Setiap ada permasalahan di masyarakat atau keluarga, ayahku selalu tampil sebagai penengah dan kata-katanya didengarkan. Aku tak pernah khawatir jika ada permasalahan, karena ada ayahku yang bisa diandalkan. Aku juga ingin kau  seperti itu. aku ingin nantinya, aku tak perlu khawatir menghadapi masalah atau urusan apapun karena ada kamu yang akan mengahadapinya, ada kamu yang aku banggakan.

By pradilamaulia Posted in future