TIP TOP

Sebagian besar dari kita tentu pernah berbelanja di supermarket atau hypermarket. Dulu, aku termasuk golongan orang yang jarang sekali berbelanja ke supermarket. Tapi sekarang, aku justru senang sekali berbelanja di supermarket. Sebab harganya biasanya lebih murah dan lebih banyak pilihan. Kalau kalian gimana? Jika kalian termasuk golongan orang yang suka belanja di supermarket, tentunya sudah tau dengan supermarket satu ini, yakni Tip Top. Sebenarnya ini tidak bermaksud iklan sih, tapi hanya sekedar sharing pengalaman aja, soalnya TIP TOP pun tak membayarku -hehehe-.

Aku tak tau pasti kapan supermarket yang satu ini berdiri. Namun, aku baru kenal dan belanja di tempat tersebut ketika aku telah bekerja. Perkenalan kami diperantarai oleh adikku yang bercerita tentang murahnya harga barang-barang di supermarket ini. Kemudian temanku semakin memperkuat dengan beberapa pengalamannya berbelanja di sana. “TIP TOP hanya mengambil untung tidak lebih dari 5% dari setiap produk yang dijual” kata temanku. Mendengar pernyataan itu, aku semakin tak sabar ingin belanja di TIP TOP.

Sebenarnya bukan soal harga saja yang membuatku tertarik untuk belanja di TIP TOP. Selain bercerita soal harga yang murah, adikku juga menceritakan kelebihan TIP TOP dalam menyediakan fasilitas umum yang manusiawi. Jika biasanya tempat shalat di pusat perbelanjaan ditempatkan di pojokan yang sempit dan kadang -maaf- jorok, TIP TOP tidak seperti itu.

enak deh,,, di sana ada masjid untuk tempat shalatnya” adikku bercerita padaku. Kemudian dia melanjutkan

lagu-lagu yang di play di dalam supermarketnya juga islami. Lalu, karyawannya juga bergantian shalat jika tiba waktu shalat

Setelah beberapa kalimat positif yang diceritakan adikku seputar pengalamannya belanja di TIP TOP, aku semakin yakin untuk segera belanja di sana. Singkat cerita, aku mengajak temanku berbelanja di TIP TOP. Ketika kami belanja di sana, tak disangka, ternyata semua cerita adikku dan temanku itu BENAR. Barang-barangnya murah abizzz… “kayaknya bener deh ini, ngambil untungnya ga lebih dari 5%” pikirku. Senang sekali rasanya berbelanja sepuasnya dengan harga yang terjangkau sambil ditemani dengan lagu-lagu yang menentramkan hati -tssaah.

Saat itu, kebetulan telah mempet adzan magrib, jadi kami memutuskan untuk shalat di sini. Ternyata benar, ada masjidnya dan bersih -woww-. Aku melihat TIP TOP ini sebagai bentuk pengaplikasian sistem islam yang sebenarnya. Yakni jual beli yang saling menguntungkan. Bukan mencari untung yang sebanyak-banyaknya, namun lebih menekankan pada sustainabilitas dari usaha. Ini artinya, pihak penjual mengambil untung sesuai ketentuan, sehingga konsumen juga merasa tidak dirugikan karena daya beli mereka menjadi semakin tinggi karena harga yang terjangkau. Kemudian, adanya sarana tempat shalat yang manusiawi akan menjadikan para pengunjung dan karyawan tidak perlu kesulitan dalam melaksanakan kewajiban shalat apalagi meninggalkannya. Sehingga faktor barokah sepertinya berlaku di sini. Tentunya dengan menerapkan prinsip mengejar akhirat, maka dunia akan mengejarmu sangat diberlakukan di sini. Yuk,,belanja di TIP TOP… #eaaa…

*saya beli snack mie kesukaan saya yang biasanya harganya 6.500 di tempat lain, di TIP TOP hanya 4.500. banyangkan saja, untuk satu produk saja, beda harganya 2.000, hitung saja, berapa banyak penghematan yang dapat kita lakukan jika belanja di TIP TOP #eaaaLagi…

Advertisements

29 comments on “TIP TOP

  1. Hai kawan, salam kenal. Makasih udah mampir dan follow blog aku. Btw d jkt udah ada cabang blm ni supermarket?

    • Halloo… salam kenal juga… tadi malem baca bbrapa tulisanmu… menarik… 😁. Tp belum sempet komen karena ktiduran, maaf.

      Kayaknya ada.. kalo ga salah tiptop pertama kali di rawamangun 😁

      • Hhaha, tulisanmu jg.. Btw km anak kuliah angkatan tahun berapa nih? Aku 2008-2014. Neh aku jg lg baca2 tulisanmu sambil nunggu jam tidur, tp blm like or comment xD

        Hmm, d rawamangun ya? Harga murahnya itu loh yg menggiurkan, tp produknya lengkap gak? Lokal semua apa ada produk impor?

      • Oya,,, namaku dila… aku alumni IPB 2010-2014

        Ia lengkap banget soalnya sjenis supermarket dan hyperamarket gt
        Barang2nya juga campuran. Tapi murah bangeet…

        Oya kamu anak UI ya?

      • Ehh emang supermarket dn hypermarket sejenis ya? Baru tau aku, wkwkwk..

        Iya aku anak sastra jepang ui, sekarang freelance ngajar bhs jepang aja sm msh lamar2 k perusahaan.. Sebenernya pengen s2 jg, tp msh galau krn duitnya. Segratis apa pun kuliahnya nanti, tp utk dapet yg gratis itu perlu duit banyak jg, buat bayar toefl, ielts, uang tes masuk xD

      • Sama si… cuma kapasitasnya aja yg beda. Hehe

        Waah…lancar banget dong bahasa jepangnya.. smoga dikabulkan ya untuk S2.nya
        InsyaAllah kalo niatnya baik dan bersunguh-sungguh akan trkabul 😁

      • Aamin YRA. Ahh, gak juga kok #asli bukan basa basi# fakta d lapangan banyak yg jauh lbh mahir dan yg mahir biasanya passionate sih. Klo aku sih cuman sekedar bisa ngikutin aja, nggak ngarep utk jd yg nomer 1. Oia, boleh chat via email? You looks so interesting 😀

      • Dihh itu mah kata orang jadul. Asli, sekarang banyak orang pinter yg sombong, gak mau diajak susah, sukanya nyalah2in orang. Ok, pindah k email ya? Klo d sini takut ntar gimanaa gitu, gak bebas cerita xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s